PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA TEKNOLOGI TEPAT GUNA Oleh: Achmad Fachrizal Shofir (19043010170) Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN “VETERAN” JAWA TIMUR BAB I PENDAHULUAN Pada era modern ini, UPN Veteran Jawa Timur perlu untuk mengikuti perkembangan zaman agar dapat meningkatkan kualitas dari tiap segi. Mulai dari segi fasilitas, tenaga pengajar, dan tentunya kualitas dari mahasiswanya sendiri, dll. Demi peningkatan kualitas tersebut, UPN Veteran Jawa Timur perlu untuk melakukan implementasi teknologi tepat guna. Berawal dari tujuan yang ideal, dibandingkan dengan teknologi arus utama yang biasanya mengeluarkan limbah dalam jumlah besar dan mencemari lingkungan, teknologi yang sesuai harus mengadposi metode yang hemat sumber daya, mudah dirawat, dan memiliki dampak polutan paling kecil. Teknologi tepat guna merupakan pembahasan yang paling umum terkait dengan pembangunan ekonomi dan merupakan metode alternatif untuk mentransfer teknologi padat modal dari negara industry ke negara berkembang. Namun, pergerakan teknologi yang tepat dapat ditemukan di negara maju dan berkembang. Teknologi tepat guna di negara maju muncul pada tahun 1970 disaat mengalami krisis energi. Secara garis besar, istilah teknologi tepat guna sering digunakan untuk menggambarkan teknologi sederhana yang dianggap cocok untuk daerah pedesaan yang kurang berkembang di negara berkembang atau negara industry. Seperti disebutkan di atas, bentuk teknologi efisien ini umumnya lebih merupakan solusi padat karya daripada padat modal. Dalam praktiknya, teknologi tepat guna biasanya digambarkan sebagai penggunaan teknologi yang paling sederhana yang dapat secara efektif mencapai tujuan yang diinginkan di lokasi tertentu. Rektor UPN Veteran Jawa Timur periode saat ini, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT, telah memberlakukan berbagai kebijakan beserta rencana ke depannya untuk meningkatkan kualitas UPN Veteran Jawa Timur menggunakan implementasi teknologi tepat guna. Dimana diharapkan khususnya kepada mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur sendiri untuk bisa menghasilkan uang dengan berwirausaha sendiri menggunakan implementasi teknologi tepat guna, didukung oleh UPT wirausaha beserta adanya mata kuliah kewirausahaan. BAB II PEMBAHASAN UPN Veteran Jawa Timur menawarkan sebuah program yang mendukung jalannya UMKM dari pedesaan maupun dari mahasiswa yang bernama inkubator bisnis. Rencananya akan dilakukan pengimplementasian teknologi tepat guna dan menjadi start up yang pembinaannya akan dilakukan oleh UPT Kewirausahaan UPN Veteran Jawa Timur. Tepatnya sebanyak kurang lebih 100 desain industri dengan dukungan teknologi tepat guna tersedia untuk mendorong terciptanya start up baru. Dan sebanyak 157 start up telah difasilitasi oleh UPN Veteran Jawa Timur. Terdapat beberapa start up yang telah mencapai kesuksesan dan didatangkan sebagai narasumber Webinar Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Lokal Berbasis Teknologi Tepat Guna dari Kampus Bela Negara untuk Indonesia. Start up-start up tersebut adalah Apel Celup, Bolo Carbon dan Sudut Kelasku yang juga memiliki dampak sosial luar biasa terhadap masyarakat. Start up pertama adalah Apel Celup. Didirikan berdasarkan pengalaman founder Pak Alfredo Dhilan yang berasal dari keluarga petani apel di Kota Batu yang mana sering mengalami kerugian. start up ini berhasil mencapai kesuksesan sampai memenangkan penghargaan untuk produk minuman teh apelnya. Kedua ada Bolo Carbon. Bolo carbon ini merupakan sebuah produk yang berasal dari black carbon. Produk ini sangat dibutuhkan dan memiliki tingkat permintaan yang tinggi dari perusahaan untuk ban, plastik hitam, cat, pigmen dan briket. Dalam implementasi produk tepat gun, bolo carbon juga sangat membantu mengurangi pencemaran sampah plastik di lingkungan kita. Terakhir adalah Sudut Kelasku yang merupakan sebuah platform yang membantu guru-guru yang bersifat honorer dan tidak tetap untuk dipertemukan dengan siswa yang membutuhkan pembelajaran di luar kelas. Sistemasi dari Sudut Kelasku ini sangatlah tepat sasaran karena banyak siswa yang mencari pembelajaran di luar sekolah akibat beragam faktor dan juga untuk membantu guru-guru honorer dan tidak tetap. Selain itu, bagi para muridnya juga dapat menyaksikan konten pendidikan dari konten kreator pendidikan Sudut Kelasku untuk menunjang pembelajaran. Dampak sosial dari Sudut Kelasku ini dapat terlihat dari sebanyak lebih dari 800 pengajar golongan guru honorer dan tidak tetap serta lebih dari 100 siswa yang telah terbantu oleh platform tersebut. Dari tiga contoh tersebut, pada tahun berikutnya minimal 1000 start up telah ditargetkan untuk dapat berkembang dari mata kuliah kewirausahaan beserta UMKM dari masyarakat. Sehingga dari sana dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mahasiswa dan juga masyarakat. Bagi mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur sendiri secara spesifik telah diberi ruang untuk dapat meningkatkan kualitas serta potensinya dari program-program yang dilancarkan oleh Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Nakarim dan didukung pelaksanaannya oleh Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT. Program-program yang memperbolehkan mahasiswa untuk mendapatkan pembelajaran di luar program studinya, di luar kampus UPN Veteran Jawa Timur sendiri, di masyarakat ataupun magang. Dan juga tentunya yang mengimplementasikan teknologi tepat guna sendiri yaitu dengan adanya mata kuliah kewirausahaan dan inkubator bisnis untuk mendukung ide wirausaha mereka. pelaksanaan implementasi teknologi tepat guna terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia ini berkaitan dengan teori imperialisme kultural yang merupakan keseluruhan proses dimana masyarakat digiring ke dalam suatu sistem dunia modern. Maksudnya adalah masyarakat pada akhirnya perlu untuk mengikuti sistem yang mendominasi, memahami teknologi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan. Pada kasus ini lebih tepatnya agar dapat memenuhi potensi yang dimilikinya agar dapat meningkatkan kualitasnya. Namun tentunya, kita juga perlu melaksanakan proses seleksi agar tidak terjerumus pada sisi negatif dari pengaplikasian teori imperialisme kultural ini. BAB III KESIMPULAN Teknologi tepat guna menjadi salah satu cara terbaik untuk menghadapi masa depan, untuk tetap bisa berselaras dengan lingkungan hidup demi menjaga kualitas bumi untuk anak cucu di masa depan dan menghemat sumber daya alam, teknologi sederhana ini dianggap cocok untuk daerah pedesaan yang kurang berkembang di negara berkembang atau negara industry. Seperti disebutkan di atas, bentuk teknologi efisien ini umumnya lebih merupakan solusi padat karya daripada padat modal. dengan mengimplementasikan teknologi tepat guna terhadap masyarakat, memiliki dampak baik terhadap kualitas sumber daya manusia. Dengan teknologi tepat guna tersebut, masyarakat dapat membentuk start up dan mengembangkan potensi bisnis yang dimiliki untuk meningkatkan status ekonominya. Selain dari segi ekonomi, kualitas hidup manusia dapat meningkat potensinya. BAB IV DAFTAR PUSTAKA Webinar Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Lokal Berbasis Teknologi Tepat Guna dari Kampus Bela Negara untuk Indonesia (https://youtu.be/zFtdaifPCd0) https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_tepat_guna#:~:text=Secara%20umum%2C%20dapat%20dikatakan%20bahwa,dan%20ekonomi%20masyarakat%20yang%20bersangkutan.

Comments